TERMOMETER ELEKTRONIK

Swanti, Lilis - 98096 (2002) TERMOMETER ELEKTRONIK. Diploma thesis, STMIK AKAKOM Yogyakarta.

[img] Text
koper.rtf - Published Version

Download (54kB)
[img] Text
termometer.rtf - Published Version

Download (34kB)
[img] Text
Inti Sari.rtf - Published Version

Download (6kB)
[img] Text
BAB I.rtf - Published Version

Download (26kB)
[img] Text
BAB II.rtf - Published Version

Download (6MB)
[img] Text
BAB III.rtf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)
[img] Text
BAB IV.rtf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[img] Text
BAB V.rtf - Published Version

Download (9kB)
[img] Text
listing termo.rtf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (16kB)

Abstract

Rangkaian perangkat keras dewasa ini banyak yang menggunakan mikrokontroler, karena rangkaian yang menggunakan mikrokontroler untuk membentuk perangkat keras sebagai pengendali tidak terlalu rumit. Perancangan ‘Termometer Elektronik’ terdiri atas 4 bagian yaitu sensor, konversi analog ke digital, sistem minimum DST-51, dan penampil tujuh Segmen. Termometer elektronik ini mengunakan mikrokontroler AT89C51 sebagai pengendali utama dalam proses pengukuran suhu. Sensor digunakan sebagai masukan untuk mendeteksi suhu dan digunakan sebagai masukan ke mikrokontroler melalui ADC 0804. Mikrokontroler AT89C51 digunakan untuk memproses data dari sensor dan sekaligus sebagai pengendali. Pada saat itu juga mikrokontroler AT89C51 akan mengirimkan perintah ke ADC untuk mengubah isyarat analog dari sensor ke isyarat digital. Isyarat digital inilah yang akan diproses oleh mikrokontroler AT89C51. Keluaran dari mikrokontroler AT89C51 yaitu berupa data pembacaan ADC akan ditampilkan ke penampil tujuh segmen. Perangkat lunak pada Termometer Elektronik yang menggunakan mikrokontroler DST-51 yaitu menggunakan program ASM51 sedangkan DST-51 selain menggunakan program ASM51 juga menggunakan program Keil. Mikrokontroler tidak akan bisa bekerja bila tidak diberi program. Program tersebut memberi tahu apa yang harus dilakukan oleh mikrokontroler dan apabila program ini diganti dengan program lain maka mikrokontroler ini tidak bisa bekerja karena suatu mikrokontroler bisa bekerja bila konsep programnya sama dengan program awal. Untuk masing-masing mikrokontroler perangkat lunaknya berbeda-beda, karena perangkat lunak ini hanya bisa dipahami oleh mikrokontroler yang berkaitan. pada mikrokontroler hanya memakai bilangan biner karena mikrokontroler merupakan alat digital. Bilangan biner mempunyai nilai atau bobot 0 dan 1. Dengan menggunakan mikrokontroler AT89C51 rangkaian “Termometer Elektronik” menjadi lebih sederhana dan ringkas karena tidak banyak dibutuhkan komponen lain, hal ini disebabkan oleh kemampuan mikrokontroler AT89C51 untuk menangani proses dari mulai masukan data, pengolahan data dan keluaran untuk ditampilkan. Mikrokontroler memiliki keunggulan-keunggulan, antara lain pengaplikasiannya yang tidak terlalu rumit, kompatibel terhadap komponen-komponen pendukung yang ada di pasaran, memiliki kemampuan yang memadai untuk menyimpan data, hanya memerlukan daya kecil, pengisian dan penghapusan 1000 siklus, dan harganya relatif terjangkau di banding mikrokontroler lain. Kesalahan yang sering terjadi pada waktu percobaan yaitu pada saat suhu terukur pada termometer mencapai 40 oC dan suhu terukur pada penampil mencapai 41 oC maka terdapat selisih + 1 oC, maka terdapat total kesalahan sekitar + 2,5 %. Kesalahan yang sering terjadi dapat disebabkan oleh pengaruh peralatan pendukung, seperti termometer yang sudah rusak dan keadaan sensor suhu, maka keakuratannya menjadi pendukung. Idealnya termometer dan termometer elektronik mampu mengukur suhu sampai 100 oC, namun dalam prakteknya terkadang tidak mencapai 100 oC. Hal itu disebabkan oleh pengaruh suhu luar. Dengan tegangan input ke Vref / 2 sebesar 1,275 Volt, nilai desimal dari ADC sama dengan suhu dalam derajat Celsius.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Pembimbing : Ir. Budi Sutrisno.M.T
Subjects: A Karya Umum (General) > Ilmu Komputer (Computer Science) > Hardware
Divisions: Jenjang Diploma Tiga > Teknik Komputer (Computer Engineering)
Depositing User: V Sudarmi
Date Deposited: 13 Des 2017 07:53
Last Modified: 13 Des 2017 07:53
URI: http://eprints.akakom.ac.id/id/eprint/6067

Actions (login required)

View Item View Item